Jalan-jalan ke Jogja terasa kurang kalau belum makan kuliner khas Kota Pelajar. Bukan hanya gudeg, Anda bakal menemui kekayaan kuliner Jogja yang tak kalah unik. Meski makanan khasnya terkenal dengan cita rasa manis, beberapa jenis hidangan justru memiliki sensasi rasa pedas dan gurih.

Untuk memulai petualangan rasa di Jogja, Anda bisa mengunjungi berbagai tempat makan legendaris yang bertahan puluhan tahun. Titel legendaris layak disematkan karena penjual makanan ini mampu melestarikan makanan lokal dengan menjaga kualitas rasa. Penyajian yang sederhana justru membuat hidangan tersebut tetap otentik.

Bagian terbaiknya, Anda tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam untuk menikmati kuliner legendaris ini. Sudah menjadi rahasia umum bahwa biaya hidup di Jogja tergolong murah, termasuk harga makanannya. Sekarang Anda hanya butuh rekomendasi makanan legendaris yang patut dicicipi saat jalan-jalan ke Jogja. Yuk, simak daftar berikut!

Mangut Lele Mbah Marto

Tempat Makan

Mangut Lele

Penasaran dengan hidangan mangut lele? Anda harus blusukan di Dusun Sewon, sekitar Jalan Parangtritis KM 6,5 untuk mampir ke Mangut Lele Mbah Marto. Warung makan ini sudah ada sejak tahun 1960-an, populer karena cara pengolahan yang berbeda.

Lele lebih dulu diasapi, kemudian disajikan dalam piring bersama kuah santan pedas. Anda bisa memilih sendiri langsung lauk pendampingnya di dapur tradisional Mbah Marto. Cita rasa kuah gurih pedas berpadu serasi dengan aroma lele asap ini. Lezat!

Angkringan Kopi Jos Lik Man

Tempat Makan

Angkringan Kopi

Ke Jogja wajib hukumnya mampir ke Angkringan Kopi Jos Lik Man. Berada tak jauh dari Stasiun Tugu, pelopor angkringan di Jogja ini terkenal dengan kopi jos, yaitu kopi hitam yang diberi bongkahan arang panas.

Sambil menyeruput segelas kopi, Anda bisa menyantap nasi kucing yang ditemani berbagai macam lauk, seperti aneka sate dan gorengan murah meriah. Angkringan Kopi Jos Lik Man membuktikan bahwa nongkrong di Jogja tidak selalu perlu dompet tebal.

SGPC Bu Wiryo 1959

Tempat Makan

Warung Makan Jogja

SGPC Bu Wiryo 1959 menyediakan nasi pecel alias sego pecel yang bisa Anda santap bersama telur ceplok, berbagai jenis gorengan, serta aneka sate. Bumbu pecelnya memang agak encer, tetapi tekstur kacang masih terasa dan meresap dalam sayuran rebus.

Selain itu, Anda juga bisa mencicipi sop daging sapi yang tak kalah nikmat dengan kuah gurih dan potongan daging empuk. Anda tinggal singgah ke rumah makan luas ini di bilangan Selokan Mataram, tidak begitu jauh dari kawasan Kampus UGM.

Gudeg Pawon

Tempat Makan

Gudeg Jogja

Mengantre gudeg langsung dari dapur pembuatannya? Hanya bisa Anda temukan di Gudeg Pawon. Berlokasi di Jalan Janturan, Umbulharjo, Gudeg Pawon hanya buka selama tiga jam setiap hari, yakni pukul 22.00-01.00.

Gudeg yang sudah ada sejak tahun 1958 ini bertekstur agak basah dengan perpaduan rasa manis dan gurih berkat siraman areh dan sambal krecek. Kalau Anda kelaparan di tengah malam, Gudeg Pawon wajib dicoba.

Sate Klatak Pak Bari

Tempat Makan

Sate Klatak

Jogja punya cara unik menyajikan sate kambing. Datang saja ke Sate Klatak Pak Bari yang berlokasi di Pasar Wonokromo, Jalan Imogiri Timur, Pleret, Bantul. Di sini Anda bisa menikmati sepiring sate kambing yang ditusuk dalam jeruji sepeda.

Panasnya besi dari tusukan itu membuat daging matang sempurna dan terasa empuk. Sate disajikan bersama gulai kambing yang masih panas. Dijamin perut kenyang dan terasa hangat usai menyantap Sate Klatak Pak Bari. Harga per porsi hanya Rp20.000 saja lho!

 

Mana yang pernah Anda cicipi? Kalau belum pernah, masukkan kelima tempat makan tadi dalam daftar kunjungan Anda saat jalan-jalan ke Jogja. Lalu, simak terus berbagai berita, informasi, dan tips menarik seputar wisata di Indonesia dan Asia di rcktrip.com sebagai referensi liburan Anda.

Ayo, nikmati serunya berpetualang rasa di Jogja!