Sebagian dari kamu mungkin sudah mengetahui kalau wisata candi menjadi daya tarik utama dari wisata Kamboja. Salah satunya yang paling menarik adalah Bayon Temple.

Dari sekian banyak candi yang berada di Kamboja, candi yang satu ini memang memiliki keunikan tersendiri. Tidak heran apabila para wisatawan baik lokal maupun mancanegara berbondong-bondong untuk mengunjungi tempat ini.

Uniknya candi yang satu ini tentu tidak terlepas dari sejarahnya. Yuk, cari tahu!

Sejarah Bayon Temple Kamboja

Bayon Temple Kamboja

Candi Bayon memang terkenal sebagai candi dengan seribu wajah. Pasalnya, relief pada candi ini hampir semuanya berupa ukiran wajah. Banyaknya relief wajah pada candi ini memang jadi pengalaman wisata yang memberikan sensasi berbeda.

Kamu bayangkan saja, ketika mengunjungi candi Bayon kamu akan melihat banyak sekali wajah. Sejarah awal mulanya pembangunan candi Bayon adalah candi Buddha, yang dibangun pada abad ke-12 dan ke -13.

Raja Jayavarman VII merupakan raja yang sedang memimpin pemerintahan pada saat pembangunan candi ini. Namun ketika kepemimpinan raja berganti, yaitu saat Raja Jayavarman VIII, status dari candi ini berubah dari candi Buddha menjadi candi Hindu. Hingga akhirnya candi ini berubah lagi menjadi candi Buddha hingga saat ini.

Adanya sejarah tersebut kemudian menjadikan Bayon Temple Cambodia atau Kamboja ini menjadi simbol dari persatuan kedua agama, yaitu agama Buddha dan Hindu.

Bahkan konon katanya wajah-wajah yang terdapat pada candi tersebut merupakan dua tokoh penting dari kedua agama tersebut. Ini juga merupakan upaya untuk meredam konflik dan perselisihan antara penganut agama Buddha dan Hindu.

Selain relief wajah, candi Bayon juga dipenuhi oleh relief yang menggambarkan kehidupan masyarakat pada era kerajaan Khmer. Relief tersebut menggambarkan bagaimana aktivitas masyarakat yang berkaitan dengan pertanian, perdagangan, dan lain-lain.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai Bayon Temple history, sebaiknya memang kamu mengunjunginya secara langsung. Karena pasti kamu akan mendapatkan pengalaman wisata yang mengesankan, candi ini juga secara tidak langsung mengajarkan kita arti toleransi.

Lokasi Candi Bayon Kamboja, Jam Buka & Harga Tiketnya

Bayon Temple Cambodia

Bagi RCK Lovers yang ingin berkunjung, pastikan tahu lokasi Bayon Temple, jam operasional dan harga tiketnya, ya. Lokasi candi ini ada di kawasan Angkor di Siem Reap, Kamboja.

Uniknya, kawasan Angkor yang memiliki luas 401 km persegi masuk dalam daftar warisan dunia (UNESCO). Objek wisata ini bahkan bisa menampung wisatawan hingga 2,2 juga pengunjung, lho!

Waktu Operasional Bayon Temple

Kabar baiknya untuk kamu adalah, Candi Bayon membuka akses untuk wisatawan setiap hari. Untuk jam operasionalnya, kamu bisa mengunjungi candi ini pada pukul 05.00 pagi hingga pukul 06.00 sore.

Harga Tiket Masuk Bayon Temple

Sebenarnya tidak ada biaya masuk ke Candi Bayon. Pasalnya, tiket yang kamu beli itu sudah termasuk tiket untuk mengunjungi Angkor Park selama sehari penuh. Sedangkan untuk harga tiketnya, kamu perlu menyiapkan uang sebesar 37 USD atau sekitar Rp500.000

Dengan mengunjungi Bayon Temple, kamu akan mendapatkan banyak pengalaman wisata, mulai sejarah, hingga wisata religi.