Istana Dolmabahce yaitu sebuah istana, berlokasi di Besiktas, tepatnya Bosphorus, Turki. Istana ini berdiri sejak Dinasti Turki Usmani, serta menjadi bangunan istana kedua selain Istana Topkapi. Sultan Masjid I adalah tokoh yang mendirikan istana ini, serta resmi berfungsi pada tahun 1856.

Awalnya, Istana Dolmabahce adalah rumah tinggal Sultan, dimana sebelumnya berlokasi di Istana Topkapi. Akan tetapi, istana ini mulai beralih fungsi semenjak runtuhnya Dinasti Turki Usmani. Lalu bagaimana potret istana, mulai dari arsitektur hingga cerita Istana Dolmabahce? Berikut penjelasannya.

Arsitektur Istana Dolmabahce

Istana Dolmabahce

Istana Dolmabahce adalah istana dengan pembangunan yang mempertahankan unsur monumental istana-istana Eropa. Arsitektur Istana Dolmabahce menggunakan beragam dekorasi baik interior maupun eksterior yang ciamik. Motif Baroque, Rococo, dan Empire adalah motif yang saling tergabung dalam istana ini.

Di dalam istana, terdapat banyak peninggalan dan koleksi kuno seperti karpet sutra, furniture, hingga lukisan dinding yang indah. Benda-benda tersebut merupakan peninggalan dari raja-raja sebelumnya. Tak heran jika istana ini tampak mewah nan mengagumkan bagi siapapun yang melihatnya.

Cerita di Balik Istana Dolmabahce

Istana Dolmabahce

Di balik kemegahannya, terdapat cerita Istana Dolmabahce yang patut kamu perhatikan, khususnya terkait kehidupan penguasa pada saat itu. Istana Dolmabahce adalah tempat tinggal bagi 6 sultan sejak tahun 1856 sampai tahun 1924.

Pasca runtuhnya Dinasti Turki Usmani, istana beralih fungsi menjadi rumah tinggal Presiden Pertama Turki, Mustafa Kemal Ataturk. Bahkan hingga kematiannya, ia tingga di Istana. Uniknya, seluruh jam di Istana telah diatur menunjukan pukul 9.05, yaitu pukul dimana Ataturk menghembuskan nafas terakhir.

Istana Dolmabahce

Kini, istana telah berfungsi sebagai museum dan terbuka bagi masyarakat luas. Meski demikian, pengunjung yang ingin menikmati keindahan istana harus dipandu oleh seorang petugas. Pasalnya, di istana tersebut banyak terdapat emas hingga kristal bernilai tinggi.

Jika kamu berkunjung ke Istana Dolmabahce, kamu perlu menyiapkan biaya kurang lebih ₺20, atau sekitar Rp140 ribu. Dengan biaya tersebut, kamu bisa menikmati kemegahan istana dengan nuansa eropa arsitektur Istana Dolmabahce.