Basilika Santo Petrus adalah tempat paling penting bagi umat Kristiani, terkhusus Katolik Roma. Lokasinya di daerah Vatikan, serta termasuk dalam Gereja paling besar di dunia. Basilika ini telah menjadi bagian dari historis Kekristenan, sehingga banyak orang menjaga tempat ini agar tidak rusak.

Jika melihat dalam sejarah Basilika Santo Petrus, gereja ini berdiri untuk menghargai Santo Petrus. Basilika ini telah  menjadi ikon Vatikan, mengingat Sri Paus memimpin misa besar dari tempat ini. Lalu bagaimana fakta menarik Basilika Santo Petrus? Yuk, simak penjelasan di bawah!

Gereja Basilika Santo Petrus, Berdiri pada Abad 4 Masehi

Basilika Santo Petrus

Menurut catatan historis yang tertulis dalam sejarah, Kaisar Konstantinus Agung melakukan pembangunan Gereja Basilika Santo Petrus sejak tahun 324 Masehi. Ia merupakan kaisar Roma pertama yang beragama Kristen. Gereja ini berdiri di lokasi yang banyak orang meyakini termasuk kawasan makamnya Santo Petrus.

Pembangunan Gereja Basilika Santo Petrus selesai di 349 Masehi sekaligus menjadi situs Gereja menawan serta memiliki hiasan bernilai seni tinggi. Kurang lebih 1000 tahun bangunan ini bertahan, sampai akhirnya rusak akibat umur bangunan yang sudah tua.

Perlu Waktu Lama untuk Rekonstruksi

Basilika Santo Petrus

Setelah mampu bertahan hingga 1000 tahun lamanya, Gereja Basilika Santo Petrus akhirnya mengalami perbaikan serta renovasi guna merestorasi. Tahun 1452, Paus Nicholas V menugaskan Bernardo Rossellino agar memulai restorasi, yang kemudian Bramante melanjutkan proses renovasi tersebut. Pembangunan berlangsung hingga setelah tahun 1667.

Banyak Terdapat Karya Seni

Basilika Santo Petrus

Di Gereja Basilika Santo Petrus, ada banyak karya seni dari seniman terkemuka. Baik itu Renaisans Michelangelo serta Gian Lorenzo Bernini. Michelangelo berperan penting pada desain kubah Basilika serta membuat patung Pieta dengan berbahan marmer.

Sedangkan Bernini terkenal karya Siborium buatannya. Siborium merupakan kanopi yang berada pada altar Gereja Basilika Santo Petrus. Siborium menjulang  sampai 28 meter tingginya serta 4 penyangga berbahan perunggu.

Basilika Santo Petrus menjadi situs penting untuk umat Kristen terkhusus Katolik Roma. Mulai sejarah Basilika Santo Petrus sampai desain arsitektur yang bernilai seni tinggi mampu menjadi daya tarik sendiri bagi banyak orang di seluruh dunia.